TRAVEL UPDATE: Berkunjung Ke Masjid Shiratal Mustaqim, Wisata Religi Di Kota Samarinda Kaltim

Wed, 28/04/2021 09:20 , Admin Open Trip
Share
TRAVEL UPDATE: Berkunjung Ke Masjid Shiratal Mustaqim, Wisata Religi Di Kota Samarinda Kaltim

TRIBUNTRAVEL.COM - Wisata religi bisa menjadi pilihan bagi umat Muslim yang ingin beraktivitas selama bulan Ramadan. Di Kota Samarinda ibukota propinsi Kalimantan Timur, salah satu kota kaya minyak bumi dengan kemajuan yang cukup pesat. Di kota ini berdiri megah Stadion Utama Palaran yang hingga kini masih tercatat sebagai stadion sepakbola termewah di tanah air. Kota ini juga memiliki Islamic Center Samarinda yang menjadi salah satu Islamic Center termegah dan terbesar di kawasan Asia Tenggara. Di Samarinda Seberang ada sebuah kampung yang bernama “Kampung Mesjid”. Kata “Mesjid” pada nama kampung ini memang merujuk pada sebuah masjid yang sudah berdiri ditengah kampung tersebut sejak abad ke 19. Masjid tersebut merupakan masjid tertua di kota Samarinda dibangun pada tahun 1881 dengan nama Masjid Jami’ dan sejak tahun 1960 namanya berganti menjadi Masjid Shirothal Mustaqim. Nah, jika kamu berada di Samarinda, salah satu tempat wisata religi yang wajib dikunjungi adalah Masjid Shiratal Mustaqim ini. Masjid Shirothal Mustaqim tepat berada di Jalan Pangeran Bendahara, Kelurahan Masjid, Kecamatan Samarinda Seberang, Kota Samarinda, propinsi Kalimantan Timur. Untuk mencapainya dari pusat kota Samarinda, harus menyeberangi sungai Mahakam melalui Jembatan Mahakam. Masjid Shiratal Mustaqim dibangun dalam kurun waktu empat tahun, dari 1881 Masehi atau 27 Rajab sampai 1884 Masehi. Masjid bersejarah tersebut diresmikan oleh Sultan Kutai Kertanegara Aji Muhammad Sulaiman pada 27 Rajab 1311 H. Menurut informasi sekretaris Pengurus Masjid Shiratal Mustaqiem Ishak Ismail, Masjid Shiratal Mustaqiem dibangun Habib Abdulrahman bin Muhammad Assegaf. Dia adalah seorang ulama dari Pontianak Kalimantan Barat keturunan Habib Zuriyat dari Rasul. Dipercaya sebagai bendara di Kasultanan Kutai, Habib Abdulrahman bin Muhammad Assegaf mulai menghimpun pajak. Kapasitas Masjid Shiratal Mustaqiem kurang lebih mampu menampung 1.000 orang jemaah sampai untuk salat berjamaah. Sudah berdiri lebih dari 1 abad, masjid ini masih kokoh dengan bahan bangunan yang terbuat dari kayu ulin, pondasi, dan lantai dinding. Bangunan Masjid Shirothal Mustaqim. didominasi dengan warna hijau kuning, putih. Warna hijau sendiri merupakan warna alam warna kesenangan Rasulullah, kuning warna kejayaan atau keemasan dan putih sendiri diartikan warna kesucian. Masjid Shiratal Mustaqiem berdiri di atas lahan seluas 1,5 hektare dengan luas bangunan 20 x 20 meter di tambah teras 4 meter sisi kanan kiri, total sekira 28x28 meter. Masjid Shiratal Mustaqiem pernah dipugar tahun 2003, dengan tingkat kerusakan kurang lebih 30 sampai 50 persen, termasuk pemugaran menara. Hal ini dilakukan agar bentuk masjid tetap sama. Masjid ini kini menjadi salah satu tempat wisata religi favorit di Kota Samarinda dan ramai dikunjungi oleh berbagai kalangan. Sumber : TribunTravel.com

Share

KOMENTAR :