Asyik, Sebentar Lagi Ada Wisata Malam Bernuansa Digital Di Kebun Raya Bogor.

Mon, 03/05/2021 08:41 , Admin Open Trip
Share
Asyik, Sebentar Lagi Ada Wisata Malam Bernuansa Digital Di Kebun Raya Bogor.

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Piknik ke Kebun Raya Bogor pada siang hari mungkin sudah biasa bagi mereka yang pernah berkunjung ke tempat wisata di jantung kota hujan itu. Tapi bagaimana rasanya piknik pada malam hari di Kebun Raya? Sensasi inilah yang sebentar lagi bisa dinikmati oleh warga Kota Bogor dan sekitarnya. PT Mitra Natura Raya yang kini menjadi mitra Pusat Penelitian Konservasi Tumbuhan dan Kebun Raya-Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (P2KTKR-LIPI) dalam pengelolaan empat kebun raya di Indonesia (Bogor, Cibodas, Purwodadi, dan Bali) tak lama lagi akan menghadirkan wisata malam bertajuk GLOW di Kebun Raya Bogor. Kegiatan wisata malam bernuansa digital itu akan hadir mulai Agustus 2021 nanti. Aulia Mahariza, Direktur Operasional PT Mitra Natura Raya yang merupakan anak perusahaan Kompas Gramedia mengatakan, wisata malam bertajuk GLOW adalah salah satu program baru yang akan hadir di Kebun Raya Bogor, selain program revitalisasi Taman Tematik akan dilakukan ke Taman Meksiko dan Taman Akuatik. Lewat wisata GLOW itu, para pengunjung bisa menikmati suasana malam di Kebun Raya dengan gemerlap lampu spektakuler yang memanjakan mata. Aulia tak menampik konsep wisata malam yang menghadirkan gemerlap lampu-lampi itu meniru hal yang dibuat oleh pengelola Singapore Botanic Gardens dan Gardens by the Bay di negeri tetangga. "Kalau Singapura bisa buat seperti itu, kenapa kita tidak," kata Aulia saat acara buka puasa bersama dengan sejumlah media di Restoran Raasaa di komplek Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, Kamis (29/4/2021). Selain wisata GLOW yang hadir pada Agustus 2020, pengelola Kebun Raya Bogor juga akan mengadakan Bazar Taman Hari Raya (THR) di beberapa area untuk meramaikan Idul Fitri 1442 Hijriah. "Bazar THR untuk meramaikan Idul Fitri 1442 H akan diadakan di area Kebun Raya, yakni Bogor, Cibodas, Purwodadi serta Eka Karya Bali," ujar Aulia. PT Mitra Natura Raya sendiri kini tengah mengebut program revitalisasi di Kebun Raya Bogor. Revitalisasi dilakukan pada Taman Meksiko dan Taman Akuatik yang akan menjadi taman tematik. Revitalisasi telah dilakukan sejak Maret 2021 lalu itu direncanakan rampung pada Juni 2021 mendatang. Dari revitalisasi itu nantinya diharapkan masyarakat akan mendapatkan pengetahuan hayati terkait koleksi sukulen, juga beragam tumbuhan di masing-masing taman. Director Marketing and Revenue PT Mitra Natura Raya (MNR), Michael Bayu mengatakan, Taman Meksiko dan Akuatik memiliki karakternya masing-masing. "Di Taman Meksiko kita akan membuat seolah-olah anda sedang berada di tengah gurun pasir. Kalau di Taman Akuatik nanti banyak atraksi-atraksi air yang akan ada di sana karena fokusnya adalah tanaman air," kata Bayu. Ia menjelaskan, dalam era yang serba visualisasi, tanaman tersebut dikemas dengan metode visual. Nantinya setiap tanaman memiliki barcode yang ketika diunduh akan mengeluarkan data singkat dari tanaman tersebut. Dengan metode tersebut, maka pengunjung yang datang nantinya tidak hanya melihat-lihat tanaman, melainkan juga mendapatkan edukasi secara interaktif yang dinilai menarik, terutama untuk generasi Z yang cenderung menyukai metode visual. "Di Taman Meksiko misalnya, akan ada tujuh titik edukasi yang dibuat secara interaktif. Kalau di Taman Akuatik nanti ada lima. Edukasi yang akan dibuat secara interaktif ini mudah-mudahan generasi muda, generasi milenial, dan generasi Z itu nanti akan bisa tertarik lagi untuk kembali ke alam," tutur Bayu. Sementara itu General Manager Corporate Communication and Security PT Mitra Natura Raya , Zaenal Arifin berharap dengan adanya media massa bisa bekerja sama dengan Kebun Raya Bogor untuk melakukan publikasi terhadap masyarakat. "Harapannya berbagai media massa bisa bekerja sama dengan Kebun Raya untuk mendukung publikasi pengetahuan hayati kepada masyarakat," kata Zaenal. Dia mengatakan, taman tematik di Kebun Raya Bogor masih menjadi salah satu topik menarik di media massa. Bahkan, bukan hanya Taman Meksiko dan Akuatik yang tengah direvitalisasi sejak Maret 2021, tapi juga ada beberapa taman tematik lainnya. Di antaranya, Taman Nephentes, Obet de Orchidarium, Durian, Bromelia, dan Kopi. Zaenal menjelaskan, tujuan dari revitalisasi Taman Meksiko dan Akuatik adalah untuk menyampaikan pesan konservasi dan edukasi kepada pengunjung Kebun Raya Bogor. Dalam pelaksanaannya, sambung dia, tentu tetap menjaga kelestarian serta mempertahankan tanaman yang sebelumnya telah menjadi koleksi di sana. "Termasuk spesies tumbuhan iklim kering, yakni Cactus cereusrepandus maupun Jatropha padagrica di Taman Meksiko. Juga Cyperus papyrus, Sonneratia caseolaris, dan Victoria amazonica di Taman Akuatik,” jelas Zaenal. Selain revitalisasi Taman Meksiko dan Akuatik serta wisata GLOW, hadirnya Olive Store dan Resto Raasaa di Kebun Raya Bogor juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan publik serta kepuasan pengunjung. Di Olive Store, pengunjung bisa membeli berbagai macam merchandise dan hampers menarik untuk dijadikan suvenir. "Ke depannya kami akan mengembangkan Olive Store sebagai pusat suvenir. Adapun Resto Raasaa merupakan destinasi restoran yang menyajikan aneka makanan dengan cita rasa nusantara," kata Aulia. Sumber : Tribunnews.com

Share

KOMENTAR :