Horeee !

PPKM Level 3 Wisata Di Batu Boleh Buka Kembali Dengan Syarat

Wed, 08/09/2021 10:25 , Admin Open Trip
Share
PPKM Level 3 Wisata Di Batu Boleh Buka Kembali Dengan Syarat

Malang, Jawa Timur – PPKM Level 3 yang di wilayah Aglomerasi Malang Raya membuat pelaku usaha wisata di Kota Batu, Malang, Jawa Timur, bakal bernafas dengan lega. Pasalnya, setelah Pemerintah melakukan evaluasi PPKM periode 6 hingga 13 September 2021, rencananya akan dilakukan uji coba pembukaan 20 tempat wisata yang ada di wilayah Pulau Jawa. Ada tiga tempat wisata yang bakal melakukan uji coba buka kembali di wilayah Malang Raya, seperti tempat wisata pemandian Selecta, Batu screet zoo atau jatim park 2 dan Batu Night Spectaculer ( BNS). Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu Sujud Hariyadi menjelaskan untuk bisa ikut dalam uji coba pembukaan tempat wisata ada salah satu persyaratan baru yang harus dipenuhi yaitu tempat wisata harus menggunakan aplikasi Peduli Lindungi. "Aplikasi Peduli Lindungi ini akan jadi syarat baru. Oleh karena itu pihak management tempat wisata yang akan melakukan uji coba sudah mengajukan QR Code ke Dinas Pariwisata Kota Batu guna pemasangan aplikasi Peduli Lindungi,"jelas Sujud,Selasa (7/9). Lebih lanjut, Sujud menambahkan, setelah diajukan ke Disparta, aplikasi tersebut nantinya akan diteruskan ke Kemenparekraf dan diteruskan ke Kominfo. Setelah itu pemerintah pusat yang akan memutuskan destinasi wisata yang sudah siap untuk uji coba. Syarat lain uji coba pembukaan tempat wisata selain pengajuan QR Code, pelaku wisata juga harus sertifikat CHSE dan vaksinasi seluruh karyawan. "Diketahui untuk Kota Batu hampir seluruh karyawan di tempat wisata telah mengikuti vaksinasi,"terang Sujud. Rencana uji coba pembukaan tempat wisata di Malang Raya juga dibenarkan oleh Wakil Wali Kota Batu, Ir. Punjul Santoso, dengan syarat wajib tempat wisata harus memiliki aplikasi Peduli Lindungi. “Nanti tempat wisata dibuka kami telah meminta agar pelaku usaha wisata mempersiapkan aplikasi tersebut untuk pengunjung. Dengan begitu setiap pengunjung masuk akan diketahui apakah sudah mengikuti vaksinasi atau tidak dan memastikan pergerakan wisatawan di tempat wisata tersebut,” paparnya. Aplikasi peduli lindungi, lanjut Punjul, adalah aplikasi yang dikembangkan untuk membantu instansi pemerintah dalam melakukan pelacakan untuk menghentikan penyebaran Covid-19. Aplikasi ini mengandalkan partisipasi masyarakat untuk melakukan tracking kepada masyarakat yang terpapar virus corona. “Kami berharap pelaku wisata bisa mempersiapkan keperluan untuk aplikasi Peduli Lindungi sehingga dalam waktu dekat uji coba pembukaan tempat wisata bisa dilakukan. Apalagi persyaratan sertifikat CHSE sudah banyak yang dimiliki oleh destinasi wisata di Kota Batu,” pungkasnya Sumber : DetikOne #JanganLengah #SalingJaga

Share

KOMENTAR :